Kasus Maharani Ayuanindita Terhadap ILC La Piazza

Saya : Herrybertus Suparto, mewakili anak bernama Maharani Ayuanindita.

Pada tanggal 21 Maret 2014, kami melakukan pendaftaran di ILC La Piazza untuk les bahasa Italia, pendaftaran dilakukan oleh petugas bagian Marketing bernama Danisa, dan pada tanggal yang sama kami melakukan transfer uang sejumlah Rp. 8.988.000,- ( delapan juta sembilan ratus delapan puluh delapan ribu rupiah) untuk Administration Fee Rp. 300.000.- dan Monthly Fee Rp. 724.000 x 12 ( free 2 months ) dengan buk 2014ti Official Receipt no 005805.

Pada saat itu kami menghendaki bulan Desember sudah bisa mulai les sebagai pengisi waktu libur, oleh petugas pendaftar dijanjikan bulan Desember diusahakan untuk bisa mulai les dengan segala waktunya yang demikian fleksibel mengingat setelah liburan selesai anak kami sekolah dan tinggal di asrama di Bogor. Kami sekeluarga sampai-sampai tidak melakukan perjalanan liburan ke luar kota khawatir kalau sewaktu-waktu ada informasi dari ILC untuk mulai les.

Ditunggu-tunggu hingga akhir Desember 2014 tidak ada informasi dari ILC. Akhir Januari 2015 belum mulai juga, bulan Februari 2015 belum ada kepastian juga. Maka pada awal bulan Maret 2015 saya mengajukan pembatalan pendaftaran karena ILC telah ingkar janji/wan prestasi.Pada saat ini saya diterima oleh petugas bernama Wanda yang mengaku gsebagai Supervisor (sekarang pindah tugas di ILC MOI) sekaligus saya meminta refund atas uang yang sudah saya transfer. Karena Wanda bukan petugas yang mempunyai wewenang untuk menjawab masalah ini, maka dia akan menanyakan dulu ke atasan. Selang beberapa hari saya menghubungi Wanda untuk menanyan apa jawaban dari atas, dan dijawab bahwa tidak bisa refund. Saya minta kepada Wanda untuk mempertemukan saya dengan atasan yang berwenang untuk masalah ini (sudah belasan kali). tapi hingga tadi siang tgl 18 Juni 2015 tidak ada kepastian kapan bisa ketemu dengan atasan yang berwenang.

Saya bukan mengundurkan diri tetapi saya membatalkan pendaftaran karena ILC ingkar janji/wan prestasi. Saya berusaha menyelesaikan masalah ini secara damai/kekeluargaan, tetapi saya sebagai manusia mempunyai batas kesabaran.

Saya berharap surat ini mendapat tanggapan secepatnya.

Herrybertus S

4 thoughts on “Kasus Maharani Ayuanindita Terhadap ILC La Piazza

      • Eli..saya juga sedang minta refund tp tdk dikasi..bnyk alasannya..saya mau lapor polisi..anda tertarik ? Mkn bnyk yg lapor mkn bagus. Marketingnya sapa namanya

  1. Bila mau lapor polisi..sy ikut gabung.. sy korban ilc citraland
    Kalo orang ky gini masih bisa bebas..musti dipertanyakan, kemana pihak berwenang yg mustinya bertindak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s