Obrolan Mesum di ILC: Saya Mau Muntah Dengarnya

Jujur saya menyesal sekali bisa ambil les di tempat yang tidak berkualitas seperti ILC. Sekali lagi saya katakan, saya teramat menyesal. Ada banyak keluhan yang ingin saya utarakan di sini:

  1. Mengaku jam fleksibel, ternyata banyak kelas yang kosong bahkan sejak saya mendaftar bersama teman-teman sekelas.
  2. Khususnya resepsionis wanita yang suka mengganggu teman-teman saya dan mengajak mereka berpacaran padahal teman-teman saya sudah punya pacar, bahkan melontarkan kata-kata kurang ajar yang katanya “putusin saja pacarmu”. Bayangkan kalau pacar teman saya sampai dengar, bisa-bisa terjadi keributan.
  3. Guru yang berkualitas dipecat semua, kenapa yang disisakan hanya yang tidak berkualita.
  4. Keluhan hanya dianggap angin lalu, saat bersama orangtua murid sikap mereka ramah tetapi kepada murid-murid yang les malah dijudesin dan dibentak, tapi kalau sama cowok ramah. Diskriminasi.
  5. Dijanjikan kalau nggak lulus levelnya bisa tambah satu tahun dengan gratis, buku cetak gratis, semua serba gratis bahkan pas awal masuk diiming-imingi lunch dan dinner gratis, ada culture corner, outing sebulan sekali, MANA!! Bohong semua!! Mereka ngaku-ngaku kerjasama dengan banyak perusahaan ternama.
  6. Kualitas murid-muridnya, khususnya anak-anak perempuan, hobi banget menggosip dan setiap kali menyarankan untuk mencari bule. Hampir di semua kelas yang berbahasa Spanyol, Italia begitu dan saya ingin muntah mendengarnya.
  7. Buat salesnya, saya udah nggak datang lagi dan jangan pernah telpon-telpon saya untuk gabung lagi. Bayangkan saja ditelepon saat dini hari. Sungguh mengganggu.
  8. Salesnya suka merendahkan tempat kursus lain yang lebih berkualitas. Katanya nggak dapat jaminan kerja lah, apa lah.

Buat yang mencari kursus bahasa asing seperti Spanyol, Italia, Jerman, dll. Jangan mau ambil di ILC, nggak akan ada kemajuannya karena isi orang yang belajar di sana kebanyakan cuma buat ngejar bule doang. Sedikit sekali yang serius belajar. Saya sarankan les di Goethe (Jerman), Cervantes di Trisakti (Spanyol), IIC Jakarta (Italia). Itu didanai oleh pemerintah negaranya masing-masing. Kalau bahasa Jepang setahu saya ada di Japan Foundation. Harga lebih murah, fasilitas lebih banyak dan manfaatnya dapat.

Baru-baru ini juga ILC buka booth di Semanggi. Jangan pernah mau bayar di muka kalau tempat kursusnya belum ada.

Sekian,

Verena Pang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s